Bahan Ajar kelas IX

BAHAN AJAR
TEMA: UANG
STANDAR KOMPETENSI
4. Memahami lembaga keuangan dan perdagangan internasional
KOMPETENSI DASAR:
4.1 Mendeskripsikan uang dan lembaga keuangan
4.2 Mendeskripsikan perdagangan internasional dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia.
MATERI
1. Uang dan lembaga keuangan
2. Perdagangan internasional dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia

INDIKATOR
1. Mengidentifikasi syarat- syarat uang.
2. Mendeskripsikan tahap- tahap penggunaan uang dari masa ke masa.
3. Mengidentifikasi syarat suatu benda dapat dijadikan uang.
4. Memberi contoh uang barang.
5. Menganalisa kelemahan uang barang.
6. Memberi contoh uang logam yang dipakai pada masa uang logam
7. Menganalisa kelemahan uang logam.
8. Mengidentifikasi jenis uang.
9. Membedakan uang giral dengan uang kartal.
10. Mendeskripsikan fungsi uang.
11. Memberi contoh fungsi uang.
12. Menggolongkan bentuk- bentuk uang giral
13. Menggolongkan nilai mata uag.
14. Menghitung kurs rupiah ke kurs asing.
15. Mengidentifikasi asas perbankan Indonesia.
16. Mengidentifikasi fungsi perbankan Indonesia.
17. Mengidentifikasi tujuan perbankan Indonesia.
18. Menggolongkan jenis- jenis bank di Indonesia.
19. Mengidentifikasi tugas bank.
20. Mengidentifikasi tugas BPR
21. Mengidentifikasi produk perbankan di Indonesia.
22. Menggolongkankan jenis lembaga keuangan bukan bank di Indonesia.
23. Mengidentifikasi peranan/ fungsi lembaga keuangan bukan bank bagi masyarakat.
24. Memberi contoh lembaga keuangan bukan bank.
25. Melakukan pengamatan produk- produk yang bisa digadaikan.

WACANA
A. UANG

Amati gambar di atas dan identifikasikan (pengertian dan kegunaan serta jenisnya)
1. Tahap-tahap penggunaan uang dari jaman ke jaman:
a. Masa barter.
b. Masa ang barang.
c. Masa ung logam.
d. Masa uang kerts.
e. Masa uang Gial.
2. Syarat- syarat uang. Nilainya stabil.
a. Tahan lama.
b. Ada jaminan.
c. Mudah dibawa. Mudah disimpan.
d. Jumlahnya tidak berlebihan tetapi tidak kekurangan (harus elastis).
e. Terdiri atas berbagai nilai.
f. Disukai umum.

3. Jenis- jenis uang.
a. Uang kartal yang terdiri dari uang kertas dan uang logam.
1) Uang kertas.

2) Uang logam.

b. Uang giral

Bentuk- bentuk uang giral: Cek, Giro, Perintah membayar, Telegrapgic transfer, Rekening Koran
4. Nilai uang:
a. Nilai nominal: nilai yang tertera pada mata uang. Perhatikan contoh di bawah ini!

b. Nilai intrinsik
c. Nilai internal
d. Nilai eksternal (nilai kurs mata uang asing)
5. Valuta asing (valas)
a. Kurs beli
b. Kurs jual
c. Kurs tengah

B. Lembaga Keuangan
1. Lembaga Keuangan Perbankan
a. Asas, Fungsi, dan Tujuan Perbankan Indonesia
Perbankan Indonesia memiliki asas atau dasar dalam melakukan usahanya, yaitu berasaskan demokrasi ekonomi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian. Fungsi perbankan Indonesia secara umum sebagai penghimpun dan penyalur dana dari masyarakat.
Perbankan Indonesia memiliki tujuan, yaitu menunjang pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas nasional ke arah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.
b. Jenis-Jenis Bank di Indonesia
1) Bank Sentral

Bank sentral merupakan lembaga negara yang bebas dari campur tangan pemerintah atau pihak-pihak lain kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang.
Tugas Bank sentral yaitu :
a) Menjaga Kestabilan Nilai Rupiah
b) Menjaga Kelancaran Lalu Lintas Pembayaran
c) Sebagai Pemegang Kas Pemerintah
d) Mengatur dan Mengawasi Kegiatan Bank Umum
2) Bank Umum
Bank umum merupakan bank yang melakukan kegiatan usaha secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah, yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Bank umum disebut juga bank komersial karena tujuannya adalah mencari keuntungan.
a) Kegiatan Usaha Bank Umum
(1) menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan, dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan;
(2) memberikan kredit;
(3) menerbitkan surat pengakuan utang;
(4) membeli dan menjual surat berharga;
(5) menyediakan pembiayaan;
(6) menyediakan tempat untuk menyimpan benda-benda berharga bagi nasabah; serta
(7) melakukan kegiatan jual beli valuta asing.
b) Jenis-Jenis Bank Umum
(1) Bank Pemerintah
Bank pemerintah merupakan bank yang sebagian besar modalnya dimiliki oleh pemerintah. Contoh bank pemerintah yaitu Bank Pembangunan Daerah, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Mandiri.
(a) Bank Swasta Nasional
Bank swasta nasional merupakan bank yang sebagian besar atau seluruh modalnya dimiliki oleh individu atau badan hukum Indonesia. Contoh bank swasta nasional antara lain Bank NISP, Bank Lippo, dan Bank Internasional Indonesia (BII).
(a) Bank Koperasi
Modal bank koperasi adalah berasal dari badan usaha yang berbentuk koperasi. Contoh bank koperasi adalah Bank Umum Koperasi Indonesia (Bukopin).
(b) Bank Asing
Bank asing biasanya merupakan cabang dari bank yang ada di luar negeri, misalnya Bank HSBC dan Standard Chartered Bank.
(c) Bank Campuran
Modal bank campuran berasal dari kemitraan antara pihak swasta nasional dengan pihak asing.
3) Bank Perkreditan Rakyat
Bank perkreditan rakyat (BPR) merupakan bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip syariah, yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Fungsi utama BPR adalah memberikan bantuan kredit baik berupa kredit investasi maupun kredit eksploitasi dalam skala kecil dengan jaminan kepada rakyat yang berada di daerah.
2. Lembaga-Lembaga Keuangan Lainnya
a. Lembaga Keuangan Bukan Bank
Lembaga keuangan bukan bank (LKBB) adalah semua badan yang dalam kegiatannya di bidang keuangan menghimpun dana dengan mengeluarkan kertas berharga dan menyalurkannya untuk membiayai investasi perusahaan.
b. Koperasi Kredit
Koperasi kredit merupakan suatu koperasi yang bergerak di bidang pinjam meminjam/kredit. Prinsip kerja koperasi adalah berdasarkan atas keanggotaan orang dan bukan atas dasar modal. Tidak perlu ada keharusan jaminan, tetapi kadang-kadang ada ketentuan tentang keharusan simpanan wajib di koperasi sebagai syarat jaminan untuk mendapatkan kredit. Prosedur permohonan kreditnya mudah, calon peminjam cukup datang ke kantor koperasi untuk mengajukan permohonan kredit.
c. Asuransi
Asuransi merupakan perusahaan yang menghimpun dana dengan menjanjikan sejumlah uang ganti rugi kepada perorangan atau perusahaan apabila terjadi suatu peristiwa seperti kecelakaan, kehilangan, kematian, kebakaran, dan sebagainya yang menimpa orang atau perusahaan yang mengikuti asuransi tersebut. Dana asuransi biasanya dihimpun dalam bentuk surat berharga yang aman.

d. Dana Pensiun
Setiap orang tidak hanya memikirkan kesejahteraan pada saat bekerja, tetapi juga memikirkan kesejahteraan pada masa pensiun atau masa tua. Oleh karena itu, dibutuhkan ”jaminan hari tua” atau program pensiun. Program pensiun memiliki tiga fungsi yaitu fungsi asuransi, tabungan, dan pensiun.
e. Perusahaan Sewa Guna
Perusahaan sewa guna lebih dikenal sebagai leasing merupakan sistem kontrak sewa yang dikombinasikan dengan pembelian secara angsuran. Perusahaan leasing sebagai penjual-sewa menyerahkan kepada perusahaan pembeli-sewa hak untuk menggunakan fasilitasfasilitas tertentu (barang modal dan peralatan berat) yang tetap menjadi milik perusahaan leasing, tetapi nantinya setelah jangka waktu tertentu dapat dibeli oleh si penyewa. Di Indonesia leasing mulai dikenal sejak tahun 1974.
f. g. Pasar Modal
Pasar modal atau bursa efek merupakan lembaga tempat jual beli surat-surat berharga jangka panjang. Dana dari pasar modal umumnya digunakan untuk membiayai pembangunan proyek-proyek yang sifatnya juga jangka panjang, misalnya membangun pabrik baru. Surat-surat berharga yang diperjualbelikan di pasar modal misalnya saham (surat penyertaan modal), obligasi (surat utang berjangka panjang), dan berbagai jenis surat berharga lainnya. Di Indonesia terdapat dua pasar modal, yaitu Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya. Pada perkembangannya dua bursa ini digabung menjadi satu, yaitu Bursa Efek Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

1. ,Wahjudi Djaja, d.k.k., Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX, Intan Pariwara, Klaten, 2007.
2. Nana S, d.k.k., Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX, Grafindo Media Pratama, Bandung, 2007.
3. Suyadi, d.k.k., Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IX, Hamudha. Solo, 2007.
4. Ekonomi kelas IX, Klaten: Cempaka Putih, Klaten, 2007.
5. Depdiknas. Pengetahuan Sosial Kelas IX. Jakarta, 2004.
6. “Proteksi Ancam Pemulihan”, Kompas, Kamis 23 Juli 2009.
7. “Dorong Ekspor 122 Produk Baru”. Kompas, Senin 31 Agustus 2009.
8. Nachrowi, d.k.k., Ilmu Pengetahuan Sosial Ekonomi Kelas IX. Cempaka Putih. Klaten, 2006.
9. Kamus Ekonomi. 2007.
10. Kasmir, Bank dan Lembaga Keuangan Lainya, Raja Grafindo Persada, Jakarta, 2003.
11. Martono, Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya, Ekonisia, Yogyakarta, 2002.
12. Nilai Tukar Rupiah, Kompas, Sabtu 18 Juli 2009

About these ads

Posted on Januari 8, 2013, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: